Ketika rantai sudah kendur, maka kita akan dihadapkan pilihan apakah akan mengganti gear set dengan rantai baru, atau memotong rantai dan menyambungnya kembali.
Biasanya kami selalu mengganti rantai dan gear setiap sudah waktunya diganti, alias ketika sudah tidak bisa dikencangkan lagi rantainya.
Namun pernah sekali ketika kami penasaran sekaligus ingin menghemat biaya karena akan lebaran, kami akhirnya ke bengkel untuk memotong rantai atau lebih tepatnya melepas beberapa mata rantai lalu menyambungnya kembali menggunakan penyambung khusus. Ini dilakukan juga karena menimbang kondisi gear yang masih cukup bagus.

Untuk biaya, waktu itu kami ke bengkel di kota Jogja, biayanya sangat terjangkau sekitar 15 ribu rupiah. Mungkin di daerah lain bisa mencapai 20 ribuan lebih.
Jelas masih jauh lebih hemat dibanding jika kita mengganti gear set.

Tapi apakah aman? Apakah kuat? Nah kita akan bahas seberapa kuat sambungan rantai di motor kami hingga akhirnya menyerah dan kembali putus rantainya.
Setelah jarak yang cukup panjang, akhirnya penyambung rantai di motor kami lepas. Untuk menyambung kembali rantai sebenarnya cukup mudah ya kalau ada penyambungnya.
Tapi demi keamanan, kami akhirnya pakai rantai dan gear baru. Oh iya, motor yang kami pakai waktu itu adalah Yamaha Vixion Old.
Nah, seberapa jauh?
Di sini kami akan jelaskan lebih detail agar anda tak salah menangkap ya, dan ini hanya dari pengalaman saja, beda motor dan beda pengguna tentu akan sangat mempengaruhi.
Jarak tempuh dan kondisi jalan
Kami menempuh jarak yang sudah lebih dari 1000 Km namun jalanan yang kami tempuh itu banyak tanjakannya ya.

Saya bawa motor ini untuk pulang kampung dari kota Jogja ke daerah di Jawa Barat lewat jalur selatan lalu tengah. Nah di jalur tengah ini tentu bagi yang pernah lewat akan tau bahwa banyak tanjakannya.
Jadi, jika motor akan dipakai di daerah yang datar-datar saja, kemungkinan besar akan jauh lebih awet sambungannya.
Cara bawa motor
Cara membawa motor juga sangat menentukan ya karena jika sering agresif, ngegas spontan, jelas sambungan rantai akan cepat menyerah.
Nah kami juga membawa motor dengan rantai yang sudah disambung ini tidak santai, tapi juga tidak agresif. Namun kami sangat sering mendahului kendaraan lain bahkan selalu kami dahului jika kecepatannya di bawah kami.
Kami juga sering bawa kencang di atas 80 Km per jam. Jadi jika anda bawa motornya santai di perkotaan, jelas usia sambungan rantai juga akan lebih awet.

Jadi kesimpulannya, kami tidak merekomendasikan untuk memotong dan menyambung rantai motor jika anda sering pakai motornya kencang dan di daerah yang banyak tanjakannya. Sedangkan untuk penggunaan di kota yang lebih sering santai, menurut kami sambungan rantai sebenarnya bisa sangat awet hingga kita ganti semua gear dan rantainya dengan yang baru.
Fakta menarik, selain motor kami yang putus rantai, ternyata saat kami ke bengkel juga ada beberapa motor lain yang mengalami masalah serupa. Jadi memang kondisi jalan banyak tanjakan ternyata membuat sambungan rantai benar-benar tidak awet.

Bagi kami, rasanya demi keamanan lebih baik ganti gear dan rantai baru saja karena harganya juga masih terjangkau untuk yang merk aftermarket misalnya Aspira. Kualitas gear set sekelas Aspira sudah sangat bisa diandalkan dengan harga yang lebih murah signifikan.
Bagaimana menurut anda, lebih pilih mana; memotong rantai atau beli baru gear set? Sampaikan di kolom komentar ya.

