Memiliki mobil yang berusia lebih tua memang seringnya menuntut kita lebih waspada dan lebih rajin untuk mengecek beberapa komponen utama. Pasalnya, jika lupa mengecek terkadang ada dampak serius yang bisa terjadi. Misalnya lupa cek air radiator, ternyata kekurangan air karena sebab bocor, maka itu bisa meningkatkan potensi overheat atau mesin kepanasan dan bisa membuat mesin jebol.
Karena itu, di kesempatan kali ini kami ingin sharing hal apa saja yang selalu kami cek sebelum berangkat menggunakan mobil tua kami.
Tekanan Ban
Dimulai dari yang paling mudah dan paling terlihat, bannya kempes atau tidak. Lebih bagus jika memiliki alat pengukur tekanan ban maka kita bisa tambahkan angin jika tekanannya berkurang dari seharusnya. Usahakan juga agar kondisi ban selalu dalam batas aman, jika sudah halus permukaannya maka sudah waktunya diganti ban baru.
Tambahan agar lebih aman adalah dengan mengecek baut-baut roda apakah ada yang longgar atau tidak. Karena pernah di suatu ketika, ban mobil kami lepas begitu saja, ternyata karena ada baut yang longgar di satu roda, yang kemudian membuat baut lain ikut menjadi longgar, lalu akhirnya lepas begitu saja rodanya.
Oli Mesin
Mobil tua biasanya lebih berpotensi memiliki kebocoran seal dan paking mesin sehingga oli merembes keluar. Jika rembesannya banyak, maka oli mesin bisa berkurang banyak pula. Hal mudah dan bisa dilakukan dengan cepat namun berdampak sangat besar adalah mengecek seberapa banyak kadar oli mesin di mobil kita.
Mengecek oli mobil relatif lebih mudah dibandingkan mengecek oli motor karena bahkan tak perlu alat, lalu baiknya sesuaikan berdasarkan anjuran yang disarankan pabrikan. Jika berkurang banyak dari normalnya, bisa dengan cepat kita tambahkan oli. Namun jika berkurangnya tidak terlalu banyak, pada dasarnya mobil masih cukup aman dipakai hingga saatnya mengganti oli mesin secara keseluruhan.
Air Radiator
Sama halnya mengecek oli mesin, aktivitas mengecek air radiator juga bisa menjadi hal yang sangat penting karena dampaknya yang serius. Walaupun memang pada banyak mobil sudah ada indikator suhu mesin sehingga bisa kita matikan mesinnya jika suhu naik di atas kewajaran. Namun alangkah baiknya jika kita selalu cek isi air radiator pada mobil kita yang berusia tua karena terkadang ada kebocoran sehingga air radiator berkurang.
Kecuali jika anda sudah pastikan bahwa kondisi radiatornya masih sangat sehat maka langkah ini bisa dilakukan secara berkala saja tak perlu setiap akan menggunakan mobil. Yang penting selalu cek indikator suhu yang ada pada dashboard mobil.
Lampu Penerangan, Sein, dan Lampu Lainnya
Hal penting lainnya yang harus dicek secara berkala atau sebelum berangkat adalah mengecek perlampuan. Utamanya untuk keselamatan kita dan pengguna jalan lain adalah dengan cek lampu sein, lampu rem, serta lampu mundur. Kemudian tentunya cek lampu utama juga yang bisa lebih mudah karena hanya digunakan saat malam dan mudah mengeceknya.
Banyak kejadian yang membahayakan muncul karena sebab sepele, misalnya karena lampu utama mati sebelah sehingga lawan arah mengira mobil kita adalah motor. Ada juga kondisi bahaya yang disebabkan karena lampu sein kita mati sehingga ketika akan belok ternyata mengagetkan pengendara lain.
Sistem Rem
Berhubungan dengan nyawa kita, mengecek kondisi rem ini harus lebih detail. Caranya bisa dengan cek minyak remnya, cek ketebalan kampas, cek respon rem ketika kita injak pedal, dan cek juga kedalaman rem parkir.
Hal mudah yang bisa dilakukan adalah dengan berjalan pelan lalu injak pedal rem. Apakah kedalaman remnya normal, apakah respon kampas remnya masih bagus, dan sebagainya.
Dengan mengecek 5 hal di atas sebelum berpergian dengan mobil yang sudah tidak muda usianya, maka kita bisa menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di perjalanan. Semoga tips ini bermanfaat dan sampai jumpa di tips berikutnya ya.

